Lewat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, VBL Ajak Masyarakat Junjung Gotong Royong dan Solidaritas
Ket foto: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Gereja Katolik Santo Markus Wailawa, Sabtu, (19/09/2026). Proletar.id, Waibakul - Victor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengajak masyarakat Sumba Tengah, khususnya umat di Wailawa untuk menjadikan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Gotong royong dan solidaritas menjadi bagian penting yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut.
Hal ini disampaikan Anggota MPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (19/09/2026).
Sosialisasi yang berlangsung di Aula Gereja Katolik Santo Markus Wailawa tersebut mengangkat tema “Wawasan Kebangsaan Menjadi Modal Bernegara dengan Menjunjung Tinggi Semangat Gotong Royong dan Rasa Solidaritas Sesama Umat.”
Dalam kegiatan itu, VBL mendorong masyarakat, khususnya umat di Wailawa, agar tidak sekadar memahami nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut VBL, semangat gotong royong dan solidaritas merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang kuat. Nilai tersebut juga menjadi modal sosial untuk menjaga persaudaraan dan kebersamaan di tengah perbedaan.
Wakil Ketua DPRD Sumba Tengah, Ignas Umbu Tiba, mengatakan 4 Pilar Kebangsaan memiliki posisi penting sebagai landasan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“4 Pilar menjadi simbol nilai luhur dan bukti nyata yang menjadi dasar persatuan dan kesatuan kita. Kami berterima kasih kepada Bapak VBL yang memilih daerah kami sebagai tempat memperkuat Pilar dan penerapannya di kehidupan bermasyarakat,” ujar Ignas.
Ia mengatakan, penerapan nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan masyarakat.
Gotong royong dan solidaritas, lanjutnya, menjadi kekuatan untuk menjaga kebersamaan masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai perbedaan yang ada.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesbangpol Sumba Tengah, Rudianto U.D. Sobang, S.Sos., yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, memaparkan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai modal dalam kehidupan bernegara.
Rudianto menekankan bahwa wawasan kebangsaan perlu terus diperkuat agar masyarakat mampu memahami pentingnya persatuan sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sosial.
“Semangat gotong royong dan solidaritas menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis,” demikian pokok materi yang disampaikan Rudianto.
Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Desa Wailawa, Pastor Paroki St. Klemens Wailawa, serta Tenaga Ahli VBL, Vicky Umbu Tiba Sagabara. Peserta kegiatan berasal dari masyarakat Desa Wailawa, umat Stasi St. Markus, perangkat desa, serta para guru dari jenjang TK, SD hingga SMP.
Posting Komentar